Daily Blog

Tips Panduan Investasi & Perdagangan Aset Bitcoin Crypto untuk Pemula

Cryptocurrency Bitcoin terus melanjutkan tren kenaikannya hingga tahun 2021. Tren positif kenaikan Bitcoin berturut-turut awal tahun ini adalah bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap aset kripto sebagai pilihan investasi yang menjanjikan, terutama di masa pandemi ini. Momen ini juga menjadi peluang bagi masyarakat luas yang ingin mulai berinvestasi dalam perdagangan aset kripto tanpa terlalu khawatir.

Hal ini untuk memastikan bahwa aset kripto yang berkembang ini diakui secara hukum dan dapat diperdagangkan melalui beberapa media exchange yang telah terdaftar secara resmi.

Apa itu Aset Kripto?

Aset kripto adalah mata uang digital yang digunakan untuk transaksi virtual di jaringan internet. Password rahasia yang cukup kompleks berfungsi untuk melindungi dan menjaga keamanan mata uang digital ini. Dikenal juga sebagai “Cryptocurrency”, namanya berasal dari gabungan dua kata, yaitu “cryptography” yang berarti kode rahasia, dan “currency” yang berarti mata uang.

Tidak seperti mata uang konvensional, yang terpusat, mata uang digital terdesentralisasi. Dalam suatu transaksi tidak ada pihak yang menjadi sebagai perantara. Transaksi dengan menggunakan mata uang digital langsung dari pengirim menuju penerima. Namun, semua transaksi yang dilakukan tetap tercatat dan terpantau dalam sistem jaringan Crypto Asset.

Uniknya, ada penambang aset kripto yang mencatat transaksi tersebut dan mendapatkan komisi berupa uang digital yang bisa digunakan.

Meskipun telah dikembangkan sejak tahun 1990-an, baru sekitar 10 tahun terakhir aset kripto mulai dikenal masyarakat global. Beberapa jenis Aset Crypto yang sering digunakan antara lain Bitcoin, Litecoin, Ethereum, Monero, Ripple, dan lainnya. Saat ini ada lebih dari 1.000 Aset Crypto yang beredar di seluruh dunia, dan akan ada lebih banyak lagi di masa depan.

Di Indonesia, aset kripto memang menjadi instrumen investasi baru. Sehingga masih diperlukan edukasi yang komprehensif untuk pasar Indonesia mengenai perdagangan aset kripto yang aman dan terpercaya. Berikut beberapa hal yang perlu dipahami calon trader sebelum mulai berinvestasi di aset kripto, antara lain:

Pastikan Legalitas Bursa

Saat memutuskan untuk berinvestasi dalam aset kripto, memilih pertukaran media untuk melakukan transaksi penting untuk memastikan keamanan investasi aset. Pastikan bursa yang dipilih legal dan terdaftar resmi di Bappebti.

Saat ini terdapat 13 perusahaan atau badan yang telah mendapatkan sertifikat pendaftaran dari Bappebti sebagai pedagang aset kripto. Anda bisa menemukannya di internet. Namun anda harus berhati – hati karena saat ini banyak yang mengaku sudah terdaftar bappebti namun di situs bappebti perusahaan tersebut tidak terdaftar. Jadi sebelum anda memulai investasi pastikan perusahaan yang anda gunakan sudah resmi terdaftar bappebti terlebih dahulu.

Pelajari Jenis Aset Kripto yang Menarik

Sebelum mulai berinvestasi, trader perlu memahami jenis-jenis cryptocurrency yang beredar di pasar. Misalnya Tokocrypto menyediakan 34 jenis koin, Indodax memiliki 110 jenis koin, sedangkan Zipmex menyediakan 15 koin.

Namun, trader perlu berhati-hati dalam memilih koin dalam investasi ini, karena banyak jenis yang belum populer dan pergerakan harga yang sangat agresif. Termasuk DOGE yang belakangan ini populer berkat tweet Elon Musk. Karna memang banyak yang mempengaruhi harga bitcoin saat ini.

Kelengkapan Fitur Trading yang Dimiliki

Setiap bursa harus memiliki fitur trading unggulan yang ditawarkan kepada trader untuk mendukung aktivitas transaksinya. Namun, ada beberapa fitur penting dan berguna bagi trader seperti fitur grafik harga untuk melakukan analisis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *